Ahmad Rifai Masykur Weblog

assalaamualaikum…..

bekali anak keimanan tak hanya aturan

Orangtua sebaiknya tak hanya memberi perintah dan larangan
pada anak-anaknya, tumbuhkan keimanan kepada Allah sebagai bekal mereka
sepanjang hidupOrangtua sebaiknya menjaga anak-anaknya dari perbuatan-perbuatan
haram. Melarang mereka dari hal-hal tertentu bisa menjadi langkah efektif.
Disisi lain, memberlakukan larangan terlalu ketat dan membuat mereka tak mampu
mengambil keputusan tidaklah tepat.

Seseorang harus bisa mengambil keputusan dari dirinya sendiri. Hidup dipenuhi
dengan pilihan, yang sebagian baik dan sebagian lagi kurang baik. Namun, penting
untuk memiliki kemampuan memilih tersebut.

Memaksa anak untuk selalu mengikuti perkataan orangtua tidaklah selalu baik.
Langkah itu bukanlah cara terbaik untuk membesarkan anak dan membangun
kepribdian mereka.

Peraturan harus diperlakukan layaknya obat, yang diperlukan sebagai langkah
terakhir. Tujuan sebenarnya adalah membangun moral dari anak-anak sehingga
mereka bisa menahan diri dari perbuatan yang dilarang Allah. Lebih jauh,
anak-anak seharusnya mengembangkan percaya diri dan memperoleh kepercayaan dari
orangtua.

Hal itu berlaku bagi anak-anak maupun remaja. Orangtua perlu mengaplikasikan
sejak anak masih kecil. Mereka perlu diajarkan rasa takut kepada Allah dan
dibangun rasa ketuhanan sejak usia dini. Tentu saja untuk mencapai hal itu,
orangtua perlu berbicara kepada anak mengenai agama yang dianut dari sisi
positif dan memelihara rasa cinta dan keutamaan kepada Allah dan Nabi Muhammad
sebagai utusan Allah.

Anak-anak hingga orang dewasa perlu dididik, dibagung kewaspadaan budaya serta
ditanamkan nilai-nilai. Mereka perlu memahami perasaan benar dan salah yang akan
melindungi ketika menghadapi godaan hidup.

Ketika Nabi Yusuf digoda oleh seorang wanita bangsawan yang kaya, dia dapat
berkata kepada dirinya “Sesungguhnya, saya takut kepada Allah”.
Perkembangan Teknologi
Dengan perkembangan teknologi komunikasi saat ini, hal-hal yang haram dapat
ditemukan dengan mudah. Hal itu berarti dibutuhkan ketahanan moral yang lebih
kuat untuk melindungi anak-anak hingga sepanjang hidup mereka. Mereka perlu
ditanamkan keyakinan dan perasaan kuat mereka bisa menahan godaan yang semakin
banyak.

Kesadaran terhadap hal yang benar dan salah dapat menghindari perbuatan yang
berdosa. hal itu sangat penting untuk tetap jauh dari godaan.
Tujuan utama sebagai orangtua seharusnya tidak hanya memberi perintah dan
melarang anak-anak. Itu bukan yang disebut sebagai tugas orangtua. Sebagai
orangtua, seharusnya tujuaan utama yaitu menumbuhkan rasa ketuhanan di hati
anak-anak.

Jika diperlukan, orangtua dapat mengenakan larangan pada anak-anaknya untuk
menjaga mereka tetap aman dan mencegah dari masalah, tapi hanya sebagai langkah
pamungkas. Bukan sebagai langkah pertama.
Sebagai orangtua, kesuksesan bukan diukur dari seberapa efektif larangan
terhadap anak-anaknya. Padahal, Allah sebagai sang Pencipta yang Maha Kuasa
tidak pernah memaksakan manusia untuk mempercayai-Nya. Seperti firman Allah pada
QS Al-Kahf ayat 29 yang berbunyi : Dan katakanlah, Kebenaran ini datang dari
Tuhanmu. Maka siapa ingin (beriman), berimanlah dia, dan siapa ingin (kekafiran)
jadilah kafir dia.

Allah hanya memanggil umat-Nya yang beriman dan menetapkan bukti, memberi
perintah untuk mencari tanda-tanda keberadaan-Nya yang sesungguhnya. Allah
kemudian mengutus Nabi Muhammad yang dilengkapi dengan Al-Quran yang dapat
menjawab kebutuhan manusia. Allah kemudian dengan sabar menunjukkan kuasa-Nya
untuk mengajak manusia beriman kepada-Nya.
Tumbuhkan Keimanan

Sebagai orangtua, perlu dilakukan pendekatan yang hampir sama terhadap
anak-anak. Menumbuhkan dan menjaga keyakinan di hati anak-anak merupakan cara
utama dalam menjaga mereka dari api neraka.

Allah berfirman : Wahai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan
keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu;
penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai
Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan
apa yang diperintahkan. (QS at-Tahrim : 6).

Ayat ini mengingatkan umat muslim untuk menjaga menanamkan keimanan pada seluruh
anggota keluarga. Semua larangan dan perintah dalam islam berasal dari keimanan.
Kepatuhan terhadap Allah juga berasal dari iman. Umat muslim berasal dari
keyakinan dan mematuhi Allah karena mempercayai-Nya.
Orangtua sebaiknya meneliti kembali perintah yang diberikan dalam membesarkan
anak-anak. Jangan sampai berlebihan dan mengganggu perkembangan kepribadian
mereka dalam mengambil keputusan. anak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s